Kamis, 25 Oktober 2012

Borobudur & Peninggalan Nabi Sulaiman | KH. Fahmi Basya


Judul : Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman
Penulis : KH. Fahmi Basya
Penerbit : Ufuk Press
Harga resmi : Rp 59.000


Masa lalu memang penuh misteri. Banyak orang meyakini bahwa Candi Borobudur sebagai peninggalan Dinasti Syailendra pada abad 8 masehi. Namun hal itu dibantah oleh KH. Fahmi Basya. Ahli matematika Islam ini meyakini bahwa Borobudur sangat terkait erat dengan sejarah Nabi Sulaiman. Borobudur adalah peninggalan Ratu Saba' seperti yang diceritakan dalam Al-Quran. Buku ini bukan karya sehari dua hari disusun. Tulisan ini sudah ditulis dengan sangat serius selama puluhan tahun; sejak tahun 1979 hingga 2012.


Dalam buku ini penulis menjelaskan dengan sangat detail dan ilmiah bukti-bukti bahwa Borobudur adalah peninggalan Ratu Saba'. Ada 40 bukti eksak yang dijelaskan. Salah satu bukti paling kuat dan belum bisa dibantah adalah ditemukannya surat dari Nabi Sulaiman bertuliskan "Bismilllahirrahmanirrahim" di atas sebuah plat emas di dalam kolam pemandian Ratu Saba' (Ratu Boko) di daerah Sleman, Jawa Tengah.

10 komentar:

Saya pernah membaca sebuah buku berjudul Mencari asal-usul Kitab Suci, karangan Ka mal Salibi (Pemeluk Kritsen Maronit), yg telah mengnalisis perjalanan Nabi Musa bersama Bani Israilnya dari Mesir hingga sampai di Yerysalem. Sebuah analisis melalui pendekaan nama-nama tempat dan suku bangsa. Sebuah analisis yg revolusioner dan gemilang. Hingga sampai kepada kesimpulan bahwa Nabi Musa plus Bani Israil bergerak menuju tanah yg dijanjikan (Daarusssalam/Yerusalem) itu melalui Yaman, (tidak melalui semenanjung antara benua Afrika dengan benua Asia (barat). Fakta-fakta ilmiyahnya anda adanya sebutan Lewi dengan Luay, Issacchar dengan Suku Arab Shukarah di wadi Al Dawasir atau anak nabi Yakub (Israil) lainnya bernama Zebulum dengan suku Arab Zebulah, dan lain-lainnya yg benar-benar ilmiyah. Dibanding dengan temuan bahwa candi Borobudur itu adalah peniggalan nabi Sulaiman dgn mengait-ngaitkan ayat-ayat Alquran (kasus burung Hud-hud, sebutan kaum Saba' dg nama Wonosobo, awalan Su dalam penamaan orang Jawa, dll.,) sepertinya sejenis atau ingin disejeniskan dg apa yg telah dikerjakan oleh Kamal Salibi. Pandangan seperti itu, saya agak terganggu. Lantaran Borobudur itu. telah yg telah kita dapatkan sejarahnya (didirikan oleh Syailendra pada abad ke 8) . Apa lagi mengaiitkan mytos kerja jin yg aneh bin ajaib (membuat dan menyusun batu-batu) harus dikaji secara ilmiah, sepertinya oleh KH Fahmi Basya ditelan bulat-bulat.

terlalu dini dan cukup nyali seorang Fahmi Basya mengklaim borobudur peninggalan nabi sulaiman tanpa bukti arkeolog yg cukup, hanya bermodal ilmu gatuk jawa mencocok2an nama legenda relief dg ayat Quran, timbul banyak pertanyaan sbg mata rantai yg hilang jika disebut sulaiman pewaris daud yg memiliki kerajaan di jerusalem palestine knp jg sulaiman blusukan ke jawa? jika disebut sulaiman satu2nya nabi dari jawa dg nama "su"nya lalu apa daud jg orang jawa? scan ilmiah menunjukan perkiraan angka rasional usia borobudur dibangun pd abad 8 masehi (diperkuat dg bukti arkeolog prasasti yg ditemukan) padahal sulaiman hidup jaman sebelum masehi? disebut manusia masa itu tdk mampu membuat bangunan semegah dan serumit borobudur dan mengaitkan dg jin, apa itu logis? manusia pertama adam sampai sekarang memiliki peradaban maju dijamannya mungkin beda jaman beda cara dan tekniknya yg dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya, artinya borobudur hasil karya tangan manusia masa itu lebih logis dan masuk akal dari pada dibuat oleh jin. jika ada kecocokan antara relief borobudur dg kisah sulaiman di quran mungkin itu bisa kebetulan atau dipaksa cocokkan atau kalau kita mau berspekulasi lebih dalam yg rasional bisa jadi pembuat borobudur adlh raja yg sudah mengenal dan memeluk islam.

buku yang wajib dibaca....

dan menurut saya KH Fahmi Basya tidak menelan bulat-bulat apa2 yang diperoleh dari hasil penelitiannya selama 33thn. intinya jika al-quran dapat menjelaskan, kenapa tidak ?
karna Al-Quran tidak ada keraguan didalamnya...

Saya rasa penemuan itu tidaklah berlebihan. Banyak sekali penemuan2 yg pada zamannya dianggap gak masuk akal. Jika bukti2nya kuat mengapa tidak. Dunia ini luas. Sejarah dan jejak2 kehidupan manusia ada diseluruh dunia. Selama ini, ketika membaca tentang sejarah para nabi kita selalu membayangkan itu terjadi ditanah Arab. Apalagi ilustrasi2 dalam cerita itu bernuansa tanah Arab seperti imajinasi pengarangnya. Padahal Al Quran tidak hanya menceritakan Arab tapi seluruh dunia ini. Selain itu kita selalu perpandangan bahwa penelitian barat itu lebih baik dan lebih valid dari penelitian bangsa lain. Padahal sudah terbukti bahwa barat banyak sekali mengambil inspirasi dari penelitian ahli Islam tapi diakui sebagai hasil sendiri. Banyak rahasia dan misteri yang belum terungkap oleh manusia dan banyak juga misteri2 itu yg terbuktikan bahkan oleh barat ketika mereka mendasarkan penelitiannya pada berita2 dalam Al Quran.

maaf bapak joko sulilo, kalo boleh tanya, bapak agamanya apa?.biar para peneliti mengekspresikan dan meng interpretasikan hasilnya.toh...waktu yg akan menjawabnya........jangan kemudian di cut begitu saja, ya kalo benar itu jadi salah, dan yg salah jadi benar terus bapak mau bilang apa?

Saya sepakat kalo peninggalan dan situs dari jaman-kejaman diteliti dengan seksama, menguak misteri dari seberapa tua bangsa ini, atau menemukan jati diri bangsa. Ditengah pemahaman yang sudah terlanjur diamini oleh semua orang tentang ilmu pengetahua. Dengan membaca buku atlantis yang ditulis oleh santos dari brazil, mungkin menggugah kita semua tentang peradaban yang ternyata tidak seperti pemahaman kita selama ini.

yang plat emas itu coba diteliti ya? kayaknya dari tadi belum ada yang membahas itu.. ^_^

"BismillaahirRohmaanirRohiim"

Percaya atau tidak kan urusan pribadi. Yang tahu dan Maha Mengetahui hanya Allah semata. Dan percayalah tidak ada kitab yang sempurna kecuali Al-Quran Nur Karim :)

Percaya ap nggak siiihh sah sah saja tapi zang harus kita dukung adalah peneliti" indonesia karna klo kita masih ngandalin penelitian dari luar maka selama itu pula kita di bodohin....n klian tahu kan akibat kalo negara nggk tau jati diri nya zang sesungguh nya........

Saba' itu negerinya Ratu Balqis ada di negara Yaman dan peninggalan reruntuhannya masih tersisa di sana.

Kata Wono Sobo itu bukan bermakna negri Saba ...

yang benar, kata wonosobo tersebut adalah dari bahasa Jawa yang artinya hutan (wono) dan Jelajah (sobo).

Bila dua kata itu digabung memiliki arti HUTAN JELAJAH (WONO SOBO)

Poskan Komentar