Wednesday, October 17, 2012

Malam Pertama di Alam Kubur | Dr. Muhammad bin Abdurrahman, DKK



Judul Asli : Awal u laylatin fi Al-Qabri, Ahwal u Al-Qabri, Hada’i q Al-Mawti
Judul Terjemahan Indonesia :
MALAM PERTAMA DI ALAM KUBUR.
Penulis : Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-Uraify, Dr. A’idh bin Abdullah Al-Qarni, MA., Syaikh Muhammad bin Husain Ya’qub.
Penerbit :
AQWAM
Harga resmi :-

 
"Tak ada yang harus dikhawatirkan dalam kematian. Ia adalah pintu yang setiap orang pasti akan memasukinya. Tetapi yang menjadi masalah serius adalah, apa yang tejadi setelah kematian? Apakah berupa taman dan sungai yang mengalir, dalam tempat yang dijanjikan Allah; ataukah berupa kesesatan dan api yang bergejolak?"
~Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-Uraify, hal.7 "Malam pertama, seseorang masih bercengkerama dengan anak dan keluarganya. Penuh suka-cita, kehangatan dan kebahagiaan. Tiba-tiba ajal menjemput pada malam kedua, yang mengantarkannya ke liang lahat. Malam kedua itulah malam pertama ia di alam kubur. Ia, adalah malam degan dua wajah; Mungkin menjadi malam bagi malam-malam surga berikutnya, atau menjadi malam bagi malam-malam neraka selanjutnya. Ya, ketika itu teman sejati hanyalah amal kebajikan. Mulut terkunci, tak bisa lagi berbohong. Dan tinggal tangan dan kaki yang menjadi saksi."
~Syaikh A'idh Al-Qarny, hal. 5
Buku yang hadir di hadapan pembaca adalah sebuah kompilasi dari tiga tulisan ulama-ulama terkemuka di Nejed. Di dalamnya, syarat dengan tadzkirah untuk mengingat kematian. Kita memang perlu nasehat, karena hiruk pikuk dunia kadang melalaikan. Bukankah sudah menjadi sunatullah bagi setiap orang; Iman itu pasang surut? Kadang bertambah kadang berkurang? Karenanya kita perlu pupukan, terutama ketika kondisi keimanan kita mengalami saat-saat kritis. Apalagi bagi hati kita yang telah mati, hati yang ridha dan rela melakukan dosa dan maksiat (kita memohon kepada Allah Ta'ala hidayah dan hati yang baru) tentu akan terguncang ketika membaca kajian-kajian per bahasan.
Kelebihan buku ini, para penulis tidak sekadar menuliskan sebuah teori-teori definitif, tapi sebentuk nasehat naratif dengan gaya bertutur, reflektif, penuh bahan renungan yang keluar dari bahasa hati, dikokohi dengan kisah-kisah pilihan, disertai pula dengan dalil-dalil yang kuat. Karenanya, buku ini tidak hanya enak dibaca, juga membuat kita dibawa hanyut oleh perjalanan hati para penulis.

0 comments:

Post a Comment